Penataan Kawasan Obyek Wisata Taman Ayun Mengwi Bali

Rencana relokasi para pedagang sehubungan penataan Taman Ayun, akhirnya menuai reaksi. Pedagang mengaku khawatir pemindahan lokasi berjualan ke sebelah timur Taman Ayun akan mengurangi penghasilan. Sebab saat ini sebelum relokasi dilakukan pun penghasilan mereka sudah seret.

Saat ini lokasi pedagang berada persis di depan pintu utama obeyk wisata Taman Ayun. Para pedagang seluruhnya berjumlah 19 orang. Kebanyakan mereka menjual makanana ringan dan aneka minuman. Sayangnya, kendati ada di depan Taman Ayun, namun pedagang mengaku sangat jarang wisatawan yang membeli barang dagangan mereka. Hanya para sopir kendaraan pariwisata dan guide para wisatawan manca negara yang banyak menghabiskan waktu di kios pedagang.

“Sekarang saja sudah sepi, bagaimana nanti kalau sudah dipindah,” ujar salah seorang pedagang setempat.

Perempuan paruh baya yang sudah lama mengadu nasib di kawasan itu hanya bisa pasrah atas rencana pemerintah yang akan merelokasi. Karena, apapun itu sudah rnenjadi keputusan pemerintah.
Para pedagang, mengatakan, sejauh ini baru mendapat informasi penataari Taman Ayun dari desasdesus yang beredar. Walaupun begitu, dia berharap lokasi yang baru nanti bisa lebih nyaman untuk pedagang dan pembeli. Selain itu dia juga berharap lokasi baru bisa mudah diihat oleh wisatawan.

Salah seorang sopir travel juga menyesalkan rencana pemerintah yang akan merelokasi parkir kendaraan bagi pengunjung Taman Ayun. Pihaknya berharap perpindahan posisi lokasi parkir tidak sampai merugikan. Pasalnya, bila area parkir terlalu jauh, dikhawatirkan wisatawan tidak bisa maksimal menikmati pesona Taman Ayun.
Belum lagi, waktu berkunjung wisatawan sangat singkat. Paling lama satu jam. Jadi kalau area parkir terlalu jauh. wisatawan dikhawatirkan kecewa.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Badung gencar melakukan penataan ulang kawasan objek wisata Taman Ayun. Langkah pertamanya yakni penataan pedestrian di depan Taman Ayun. Proyek penataan pedestrian Taman Ayun meliputi pekerjaan gelung kori barat dan timur, candi bentar, pos polisi, warung kuliner, wantilan ayunan jantra, penataan botanical garden, toilet botanical garden, dan penataan jalan ke museum.

Pengendara akan dialihkan ke jalur-jalur alternatif. Saat ini Dishubkominfo Badung sudah memasang rambu-rambu awal di sejumlah titik. Selain itu, zonasi wilayah sehingga masalah parkir tidak sampai mengganggu kepentingan publik.
Untuk menyukseskan program pedestrianisasi objek wisata Taman Awn, arus lau lintas harus dialihkan. Areal akan digunakan untuk proyek sehinggaa kendaraan tidak bisa melintas. Diinformasikan, angkutan barang lebih dan 5 ton dan bus dengan panjang lebih dan 5 meter yang datang dari Desa Penarungan tidak boleh ke barat. Seandainya terlanjur masuk ke barat akan dialihkan lagi ke selatan menuju Pasar Beringkit.
Sementara kendaraan penumpang/bus yang panjangnyà kurang dan 5 meter masih tetap dibolehkan melewati Taman Awn ke timur, namun hanya sampai Banjar Angkeb Canging dan keluarnya bisa ke Baha.

 

 

This entry was posted in berita bali and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *